Jumat, 06 Juli 2012

KUNJUNGAN KE UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Beberapa hari yang lalu penulis berkesempatan mengunjungi Laboratorium Biologi di UNY Yogyakarta dalam rangkaian acara Diklat Guru IPA Biologi sekabupaten Grobogan. Dalam kesempatan ini yang paling menarik adalah acara kunjungan ke Green House yang dipandu oleh Bp. Sudarsono, M.Si. Green house UNY menyimpan cukup banyak koleksi tanaman baik tanaman hias, maupun tanaman obat. Yang lebih menarik adalah kami diperbolehkan membawa sebagian koleksi tersebut untuk ditanam di rumah. Selain itu, kami juga melihat proses pengomposan dan beberapa piaraan mencit.
koleksi green house UNY

pengomposan
koleksi mencit

Selain kunjungan ke Green House yang mempunyai koleksi objek biologi yang hidup kami juga berkesempatan mengunjungi laroratorium untuk melihat koleksi awetan menggunakan resin dan mengamati pembentukan buluh serbuk sari menuju putik ketika terjadi proses fertilisasi pada tanaman tapak doro. Pengamatan yang dibimbing oleh ibu Budiwati, MSi ini sangat menarik karena kami (para peserta) biasanya hanya melihat gambar dan membaca bagaimana proses itu terjadi, tapi kali ini kami bisa mengamatinya langsung. Pengamatan ini sangat jelas terlihat selain karena prosesnya yang terlihat sangat bagus, juga karena laboratorium UNY dilengkapi dengan fasilitas mikroskop yang terawat dengan baik.
buluh serbuk sari yang terbentuk

Demikianlah kunjungan kami ke UNY membawa oleh-oleh berupa tambahan ilmu pengetahuan yang sangat banyak, semoga bisa menjadi bekal kami dalam mendidik siswa disekolah masing-masing.

________________________________
Esti Widiawati (Guru SMP N 2 Godong)

Minggu, 03 Juni 2012

MARIO TEGUH GOLDEN WAYS - WANITAKU PEMULIAKU


Sahabat Indonesia yang super,
yang sedang berjalan dengan sabar di atas pilihan karir
dan dalam misi kehidupannya.
Jika NAIK adalah tujuan perjalanan karir dan kehidupan kita,
marilah kita cermati beberapa masukan sederhana berikut ini:
Sesungguhnya setiap jiwa menua untuk sesuatu.
Ada yang menua untuk menjadi pribadi yang bernilai,
dan ada yang menua untuk menyesalkan usia muda yang telah disia-siakannya.
Tidak ada karir dan kehidupan yang berjalan datar.
If we are not going up, we are certainly going down.
Jika kita tidak sedang dalam perjalanan naik, kita pasti sedang dalam perjalanan turun.
Memang itu tidak enak di dengar, tetapi akan lebih tidak enak lagi masa depan kita – jika kita tidak menjadikan diri ini lebih tabah, lebih bersungguh-sungguh, dan lebih berani.
Marilah kita perhatikan, bahwa …
Semua nasehat bagi kebaikan kita, selalu sederhana.
Yang tidak sederhana adalah pelaksanaannya.

Karena, …
Kesulitan dalam memperbaiki sesuatu, sangat ditentukan oleh besarnya kerusakan yang kita sebabkan sebelumnya.
Jika pengabaian kehidupan yang kita lakukan sebelum hari ini – besar, maka kesungguhan yang dituntut dari kita untuk memperbaiki diri – tidak mungkin kecil.
Maka, …
Jika kita TIDAK sedang membaikkan kehidupan, setidaknya kita TIDAK mempersulit diri sendiri.
Dan, jika ada orang yang hanya terkesan oleh nasehat yang panjang dan pelik, dia pasti orang yang tindakannya sederhana – yaitu mengabaikan nasehat.
Maka, temukan dan muliakanlah nasehat-nasehat kebaikan yang sederhana, agar sederhana juga bagi Anda untuk menyegerakan tindakan untuk memulai.
Semakin panjang perjalanan Anda, harus semakin segera Anda memulainya.
Dan, …
Dalam perjalanan naik itulah, kita menjangkarkan diri kita untuk setia kepada hal-hal yang benar dan yang menaikkan.
Jika kita kesulitan menemukan titik berangkat untuk mencapai impian kehidupan kita, gunakanlah PEMULIAAN WANITA ANDA sebagai landasan luncur menuju karir dan kehidupan kebintangan Anda.
Muliakanlah wanita dalam kehidupan Anda.
Ibunda Anda, istri Anda, anak wanita Anda, saudara wanita Anda, nenek Anda, guru wanita Anda, dan semua wanita di dunia …
Ingatlah, bahwa …
Tidak ada pria yang lebih gallant dan attractive,
yang disyukuri dan dirindukan kehadirannya oleh wanita,
selain pria yang menjatuhkan semua bawaan-nya dan meninggalkan semua kesenangan pribadinya – untuk menggembirakan wanitanya.

………..
Sahabat saya yang hatinya baik,
yang sedang memasukkan dirinya kedalam cetakan keanggunan pribadi,
Berikut adalah sedikit cuplikan dari bahasan kita semalam, dalam MTGW – Wanitaku Pemuliaku, bagi pertimbangan baik Anda di ruang keluarga MTSC yang ramah dan santun ini.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
………..
Mario Teguh Golden Ways
WANITAKU PEMULIAKU
………..
Sahabat saya yang super,
Ijinkan saya untuk tidak mengulangi semua hal yang sudah saya sampaikan dalam program MTGW semalam, yang telah dengan sangat baik ditayangkan oleh sahabat-sahabat super kita di Metro TV.
Ijinkan saya mulai dengan yang ini;
WANITA YANG DIMULIAKAN OLEH PRIANYA,
AKAN MENJADI WANITA MULIA, YANG MEMULIAKAN PRIANYA.

Pria yang mudah menerima pencurahan cinta dari wanitanya, adalah dia yang bersedia meminta maaf, meski pun dia tidak bersalah.
Tidak ada wanita yang akan menyia-nyiakan pria-nya yang tidak bersalah, tetapi yang ikhlas ‘menghibur’ wanita kecintaannya, dengan ‘mengambil alih’ kesalahan sang wanita.
Bagi wanita, tindakan ‘kecil’ itu adalah langkah anggun keperwiraan seorang pria.
Pria seperti itu sangat percaya diri, karena ke-pria-annya tidak akan terganggu oleh penyerapan dari semua kesalahan yang ada di dalam keluarganya. Dia tidak kehilangan kedamaian mengenai yang benar di dalam dirinya, hanya karena dia meminta maaf – sebagai cara untuk membahagiakan wanitanya.
Minta maaf-lah kepada Ibu Anda, walau pun Anda tidak bersalah; karena beliau telah ikhlas menjadikan diri dan kehidupannya sebagai saluran kehadiran Anda dalam tugas kepemimpinan Anda di dunia ini.
Minta maaf-lah kepada istri Anda, meski pun Anda tidak bersalah, karena dia telah bersedia melahirkan anak-anak Anda, dan ikhlas menua bersama Anda – sambil menunggu janji-janji Anda yang belum kunjung mewujud.
Karir yang utama dan terbaik dalam kehidupan ini, adalah keluarga.
Jika ada yang meragukan nasehat sederhana itu, mohon Anda sampaikan beberapa kalimat yang berikut ini:
Tujuan dari semua keberhasilan adalah pulang ke rumah dalam perasaan damai.
Karena, apakah guna dari semua keberhasilan, jika kita tidak damai?
Keluarga adalah kehidupan kita yang sebenarnya.
Tidak ada siapa pun yang bisa disebut berhasil, jika dia tidak membahagiakan keluarganya.

Karena,
Orang yang menelantarkan keluarganya untuk membahagiakan keluarga orang lain, adalah sepalsu-palsunya orang.
………..
Sahabat saya yang super,
marilah kita mensyukuri keberadaan kita di dalam keluarga kita.
Bersabarlah dengan masalah-masalah yang ada dalam keluarga Anda.
Janganlah berharap Anda dilahirkan dalam keluarga lain, karena itu tidak akan pernah terkabul. Dan janganlah berharap Anda berada dalam pernikahan lain, karena Anda-lah yang memutuskan untuk menikah.
Tumbuhkanlah diri Anda untuk menjadi pribadi yang lebih kuat daripada masalah-masalah Anda.
Kita tidak mungkin diberikan masalah yang tidak bisa kita selesaikan. Tuhan memberi-tahu bahwa kita sudah naik kelas dalam kemampuan kita, dengan memberikan masalah yang lebih besar.
Ingatlah, bahwa …
Masalah adalah rahmat yang tidak kita sukai rasanya.
………..
Pilihlah untuk menjadi pribadi yang berbahagia.
Kemampuan asli untuk berbahagia, sudah ada di dalam diri Anda.
Gunakanlah. Anda berhak untuk berbahagia.
Jangan syaratkan orang lain untuk menjadi baik lebih dulu, sebelum Anda bersedia untuk meramahkan diri.
Mulailah dengan tindakan-tindakan kecil yang bisa Anda lakukan untuk menjadi pribadi baik, yang tulus, yang ramah, dan yang ikhlas menerima,
bahwa, …
tidak mungkin Tuhan sampai hati membiarkan Anda, sebagai jiwa kecintaan-Nya, berlama-lama dalam penistaan dan pelukaan oleh orang-orang yang sampai hati.
Tuhan mendengar rintihan hati Anda dan melihat rambat lambat turunnya butir-butir air mata itu, jauh sebelum Anda terluka oleh perendahan dan penyepelean itu.
Apakah Tuhan sampai hati membiarkan jiwa kecintaan-Nya ini – mengabaikan semua haknya untuk kesejahteraan dan kemuliaan, dan menukarkannya dengan permintaan sederhana agar ia dibebaskan dari pilunya hati?
Bersabarlah.
Mereka yang ‘menjahati’ kita itu, sebetulnya tidak ingin berlaku jahat kepada kita.
Mereka sedang sebetulnya diperankan oleh Tuhan untuk menjadi pribadi yang menguji keberserahan kita kepada Tuhan.
Sabarkanlah diri Anda.
Semua yang terjadi, terjadi karena kehendak Tuhan.
Semua yang terjadi, terjadi dengan tujuan untuk memuliakan Anda.
Dan ingatlah, bahwa …
Keburukan yang menjadikan kita baik, adalah kebaikan.
………..
Sahabat saya yang kemampuannya untuk mendamaikan diri -
berada dalam kemampuan dan doa-doanya,

(DICUPLIK DARI MARIO TEGUH GOLDEN WAYS)

Sabtu, 28 April 2012

KARYA TULIS ILMIAH BAGI GURU PROFESIONAL


Menjadi profesional, berarti menjadi ahli dalam bidangnya. Dan seorang ahli, tentunya berkualitas dalam melaksanakan pekerjaannya. Akan tetapi tidak semua Ahli dapat menjadi berkualitas. Karena menjadi berkualitas bukan hanya persoalan ahli, tetapi juga menyangkut persoalan integritas dan personaliti.

Dan kata profesional bukan hanya kata baku yang diperuntukkan bagi mereka yang kerja dikantoran. Bekerja di dalam ruang berAC, memakai kemeja, jas mahal, celana bahan bagi laki-lakinya, atau memakai blazer, rok mini, berkutat dengan orang-orang penting yang biasa disebut dengan istilah “meeting”. Tidak! kata professional berlaku untuk setiap profesi. Termasuk guru. Guru harus memiliki keahlian tertentu dan distandarkan secara kode keprofesian. Bila ia tak punya keahlian menjadi guru maka tidak dapat disebut sebagai guru. Oleh karnanya tidak semua orang bisa menjadi guru.

Namun, pada kenyataannya banyak ditemui bahwa pilihan profesi guru sebagai pilihan profesi terakhir. Profesi ini dirasa kurang bonafide, dekat dengan status sosial menengah ke bawah, bergaji kecil, tidak sejahtera, dan hidup dibawah garis kemiskinan. Bahkan ada guru yang diambil dengan asal comot. Yang penting ada yang mengajar.

Padahal guru adalah operator kurikulum pendidikan. Sebagai pengentas kebodohan Ia merupakan mata rantai dan pilar peradan sekaligus benang merah kemajuan suatu masyarakat dan motor penggerak peradaban suatu bangsa. Dapat dibayangkan bila profesi ini diamanahkan bagi mereka yang tidak profesional dan menjadikan profesi ini sebagai pilihan terakhir. Akan dibawa kemana bangsa ini?

Guru Profesional 

     Guru profesional adalah guru yang meramu kualitas dan integritasnya. Mereka tidak hanya memberikan pembelajaran bagi peserta didiknya tapi mereka juga harus menambah pembelajaran bagi mereka sendiri karena jaman terus berubah. Ia harus terus meningkatkan kemampuan serta keterampilannya dalam berbagai bidang.

Peningkatan kualitas ini tidak hanya didapat melalui ruang formal saja. Tapi juga bisa melalui pelatihan-pelatihan peningkatan kualitas guru. Dan diharapkan peningkatan kualitas guru ini dapat menghapus stigma akan penyakit guru dibawah ini. Agar tidak ada lagi 11 penyakit yang rentan diderita guru:
1. Tipes : Tidak punya selera
2. Mual : mutu amat lemah
3. Kudis : Kurang disipiln
4. Asma : Asal masuk kelas
5. Kusta : Kurang Strategi
6. TBC : Tidak Bisa Computer
7. KRAM : Kuram Terampil
8. Asam Urat : Asal Sampaikan materi urutan kurang akurat
9. Lesu : Lemah Sumber
10. Diare : Dikelas Anak-anak remehkan
11. Ginjal : Gajinya nihil jarang aktif dan terlambat

Angka Kredit Jabatan Guru

Aturan baru Angka Kredit bagi kenaikan Jabatan Guru ini akan berlaku efektif mulai tanggal 1 Januari 2013 dimana untuk kenaikan pangkat jabatan Fungsional Guru serendah-rendahnya Golongan III/b diwajibkan membuat Karya Inovatif berupa Penelitian, Karya Tulis Ilmiah, Alat Peraga, Modul, Buku, atau Karya Teknologi Pendidikan yang nilai angka kreditnya disesuaikan.

Peraturan baru yang mengatur kenaikan pangkat jabatan fungsional guru (guru dan kepala sekolah) telah terbit ini dan ditetapkan berdasar:
  1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) No. 16 Tahun 2009 tanggal 10 November 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
  2. Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tanggal 6 Mei 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 tahun 2010 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Kutipan sebagai isi Juklak Syarat kenaikan Pangkat Jabatan Fungsional Guru yang baru :
  1. III/a ke III/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit.
  2. III/b ke III/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.
  3. III/c ke III/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 6 angka kredit.
  4. III/d ke IV/a wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 8 angka kredit.
  5. IV/a ke IV/b wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit.
  6. IV/b ke IV/c wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 4 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 12 angka kredit (dan harus presentasi di depan tim penilai).
  7. IV/c ke IV/d wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah dengan 14 angka kredit.
  8. IV/d ke IV/e wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 5 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 20 angka kredit.
Dalam pelaksanaan peraturan ini telah ditetapkan pula jenis-jenis pengembangan profesi guru antara lain :
  1. Karya tulis/karya ilmiah di bidang pendidikan
  2. Menemukan tehnologi tepat guna
  3. Membuat alat pelajaran /peraga/bimbingan
  4. Menciptakan karya seni
  5. Mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum
Dari kelima jenis pengembangan profesi guru yang paling bayak mendapat sorotan adalah Karya Tulis Ilmiah karena dirasa lebih mudah dan beberapa  dapat dilakukan bersamaan dengan proses belajar mengajar.  Karya Tulis Ilmiah pada kegiatan pengembangan profesi guru, terdiri dari 7 (tujuh) :
1.          KTI hasil penelitian, pengkajian, survey dan atau evaluasi
2.         Karya tulis tinjauan, ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri
3.         Tulisan ilmiah populer
4.         Prasaran beberapa tinjauan, ulasan ilmiah pada pertemuan ilmiah
5.         Buku pelajaran/modul
6.         Diktat pelajaran
7.         Alih bahasa buku pelajaran / karya ilmiah

 
Tabel berisi macam-macam karya tulis ilmiah beserta kerangka penulisan, kriteria dan angka kreditnya dapat di download disini : nilai angka kredit KTI

Ditulis oleh : Esti Widiawati pada kegiatan on service Program BERMUTU tahun 2012