Senin, 28 November 2011

BENARKAH DAUN BISA BERBICARA ??


  

Pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah Sains terkenal, Journal    of plant Molecular Biologist, menyebutkan bahwa Sekelompok ilmuwan yang mengadakan      penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak bisa        didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah    alat perekam canggih.
Para ilmuwan selama hampir 3 tahun meneliti fenomena yang mencengangkan ini berha sil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga  menjadi isyarat-isyarat yang     bersifat cahaya elektrik dengan sebuah alat yang bernama Oscilloscope. Akhirnya para ilmu  wan tersebut bisa menyaksikan denyutan cahaya elektrik itu berulang lebih dari 1000 kali        dalam satu detik. Menurut Prof. William Brown yang memimpin para pakar sains untuk meng   kaji Fenomena tersebut, pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian mereka kepada universi tas-universitas serta pusat-pusat kajian di Amerika juga Eropa, akan tetapi semuanya tidak     sanggup menfsirkan fenomena itu bahkan semuanya tercengang tidak tahu harus berkomentarapa. Profesorter sebut kemudian menyatakan tidak mampu mengambil kesimpulan. Pada kesempatan terakhir, fenomena tersebut dikaji oleh para pakar dari Britania, dan  diantara mereka ada seorang ilmuwan muslim yang berasal dari India. Setelah 5 hari meng    adakan mengadakan penelitian dan pengkajian ternyata para ilmuwan dari Inggris tersebut     angkat tangan.  Namun sang ilmuwan muslim tersebut mengatakan: "Kami umat Islam tahu       tafsir dan  makna dari fenomena ini, bahkan semenjak 1400 tahun yang lalu".
Maka para ilmuwan yang hadir pun tersentak dengan pernyataan tersebut, dan meminta dengan sangat untuk menunjukkan tafsir dan makna dari kejadian  itu. Sang ilmuwan muslim   seger menyitir firman Allah:
"....Dan tak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya,  Tetapi kamu sekalian   tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun" (QS. Al-Israa': 44)
Tidaklah suara denyutan itu melainkan lafadz jalalah (nama Allah Azza  Wa Jalla) sebagaimana tampak dalam layer (Oscilloscope). Maka keheningan dan keheranan luarbiasa meng hiasi aula dimana para  Ilmuwan muslim tersebut berbicara. SubhanalLaah, Maha Suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari  Sekian banyak mukjizat agama yang haq ini!! Segala sesuatu bertasbih  menggunakan nama Allah Jalla wa 'Ala.
 
 
Dikutip dari Majalah QIBLATI edisi no. 11 tahun 2006/1427 H
 

Jumat, 21 Oktober 2011

Shalat dan Otak Manusia


Seorang Doktor di Amerika (Dr. Fidelma) telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut.
Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal.
Setelah membuat kajian yang memakan waktu, akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar shalat lima waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah keagungan ciptaan Allah.
Jadi, barangsiapa tidak menunaikan sembahyang, maka otaknya tidak dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Oleh karena itu kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam “sepenuhnya” karena Sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang indah ini.
Kesimpulan :
Makhluk Allah yang bergelar manusia yang tidak shalat walaupun akal mereka berfungsi secara normal tetapi sebenarnya di dalam sesuatu keadaan mereka akan hilang pertimbangan di dalam membuat keputusan secara normal. Justru itu tidak heranlah manusia ini kadang-kadang tidak segan-segan untuk melakukan hal hal yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya walaupun akal mereka mengetahui perkara yang akan dilakukan tersebut adalah tidak sesuai dengan kehendak mereka karena otak tidak bisa untuk mempertimbangkan secara lebih normal. Maka tidak heranlah timbul bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat saat ini. []

Sumber: National Geographic 2002 Road to Mecca

Selasa, 27 September 2011

BENARKAH BULAN PERNAH TERBELAH ?


Dalam Al Qu’an Allah SWT berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)". Kisah ini didahulai oleh kisah nabi Muhammad SAW sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?" Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan ?" Mereka menjawab: "Coba belahlah bulan, ..."

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!" Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir"orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"
Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali...!! !"
Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)"

Pada suatu hari di televisi Inggris ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa. Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar.

Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, "Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.

Maka presenter itu pun bertanya, "Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya?" Mereka menjawab, "Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!!

Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?" Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, "Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali". 

 

Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! 


Diedit secara bebas oleh Yazdan

Rabu, 21 September 2011

Hadist : "janganlah kamu minum berdiri"

 
Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara 
duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur 
maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa
lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan 
pada 'pos-pos' penyaringan yang berada di ginjal. Nah.
Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi.
Langsung menuju kandung kemih.
 
 
Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan
disaluranureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. 
Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu 
penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.
Cara mengatasinya :
1. biasakan minum duduk.
2. banyak minum air putih.
 

Senin, 29 Agustus 2011

HALAL VS HARAM (Percakapan Si Bob dan Yunus)

Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa
yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat
bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia,
senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam
penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha
Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan
darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak
dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga
menjadikannya beracun; hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru
menyadari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim
melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi?

Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkonsumsian
babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu."

Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di
leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan
memiliki leher.


Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek
berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam
penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai
kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

Serigala dan Penggembala


Seekor serigala berkeliaran di tengah kawanan Domba untuk waktu yang lama, dan Penggembala mengawasi sangat cemas khawatir dia membawa lari seeekor Domba. Tetapi serigala tidak mencoba untuk melakukan kejahatan apapun. Sebaliknya ia tampaknya membantu Penggembala mengurus Domba. Akhirnya Penggembala terbiasa melihat serigala seperti itu sehingga ia lupa bagaimana dia bisa menjadi jahat.
 
Suatu hari ia bahkan melangkah lebih jauh dengan meninggalkan domba-dombanya di perawatan serigala sementara ia melanjutkan tugas. Tetapi ketika ia kembali dan melihat bagaimana banyak kawanan domba telah dibunuh dan dibawa pergi, ia tahu bagaimana bodoh untuk mempercayai serigala saat ia berseru. "Aku telah ditipu; kenapa aku mempercayakan dombaku kepada serigala "?